Cara Bikin QRIS untuk Usaha Rumahan (dan Bedanya QRIS Statis vs Dinamis)
18 September 2026
Untuk usaha rumahan yang menerima DP, QRIS memecahkan masalah yang membosankan tapi nyata: customer tidak perlu mengetik nomor rekening, dan kamu tidak perlu menerima screenshot bukti transfer yang harus dicocokkan satu per satu.
Tapi "bikin QRIS" sebenarnya bisa berarti dua hal yang cukup berbeda, dan salah pilih akan membuat pencatatan DP tetap manual.
QRIS statis vs QRIS dinamis
| QRIS statis | QRIS dinamis | |
|---|---|---|
| Bentuknya | Satu kode dicetak, dipakai berulang | Kode dibuat baru tiap transaksi |
| Nominal | Diketik sendiri oleh customer | Sudah tertera, tidak bisa keliru |
| Tahu siapa yang bayar | Harus dicocokkan manual dari mutasi | Otomatis terhubung ke pesanan |
| Cocok untuk | Jualan tatap muka, bazar | Pesanan online, DP, booking |
| Cara dapat | Daftar merchant di bank / e-wallet | Lewat payment gateway atau aplikasi pesanan |
Tiga jalur membuat QRIS
1. Lewat bank atau e-wallet
Hampir semua bank besar dan dompet digital punya menu pendaftaran merchant QRIS di aplikasinya. Ini jalur paling cepat dan biasanya gratis biaya pendaftaran, tapi yang kamu dapat umumnya QRIS statis: satu kode untuk semua transaksi.
- Cocok untuk: jualan langsung, bazar, pembeli yang datang ke rumah.
- Kurang cocok untuk: DP pesanan online, karena tidak ada kaitan otomatis antara pembayaran dan pesanan.
2. Lewat payment gateway
Penyedia seperti Xendit atau Midtrans membuatkan QRIS dinamis lewat API atau dasbor, sehingga setiap pesanan punya kode sendiri dengan nominal yang sudah terisi. Ini yang dipakai toko online. Kekurangannya, mendaftarnya lebih panjang dan biasanya butuh integrasi teknis.
3. Lewat aplikasi pesanan yang sudah terhubung
Cara paling praktis untuk usaha rumahan: pakai aplikasi pesanan yang pembayarannya sudah terintegrasi. Kamu tidak berurusan dengan gateway sendiri — QRIS dinamis muncul otomatis di halaman pesanan, dan status pembayaran langsung memperbarui status order.
Apa saja yang biasanya diminta saat mendaftar
Persyaratan berbeda antar penyedia, tapi yang paling umum diminta:
- KTP pemilik usaha.
- Nomor rekening bank atas nama yang sama untuk pencairan.
- Nama usaha yang akan tampil saat customer membayar.
- Foto produk atau tempat usaha (sebagian penyedia).
- NPWP atau NIB — sering opsional untuk kategori usaha mikro.
Verifikasi biasanya memakan waktu satu sampai beberapa hari kerja. Karena ketentuannya berubah dari waktu ke waktu, konfirmasikan daftar terbaru langsung ke penyedia yang kamu pilih.
Yang perlu diperhitungkan sebelum pakai QRIS
- MDR memotong setiap transaksi. Untuk margin tipis, hitung ulang harga jualmu atau sertakan biaya ini dalam perhitungan.
- Pencairan dana tidak instan — umumnya masuk H+1 atau sesuai jadwal settlement penyedia.
- Nama yang tampil saat customer membayar sebaiknya nama usahamu, bukan nama pribadi. Ini berpengaruh besar pada kepercayaan customer baru.
Menghubungkannya ke pesanan
QRIS menyelesaikan bagian pembayaran, tapi tidak dengan sendirinya menyelesaikan pencatatan. Yang membuat alurnya benar-benar otomatis adalah ketika pembayaran langsung terhubung ke pesanan: DP masuk, status pesanan berubah jadi terkonfirmasi, slotnya terkunci, dan sisa pelunasan tercatat tanpa kamu sentuh.
Itu yang MauOrder kerjakan — customer memesan di halamanmu, membayar DP lewat QRIS di halaman yang sama, dan pesanannya langsung tercatat lengkap dengan status pembayarannya.
Pertanyaan umum
Apakah QRIS kena biaya?+
Ya. QRIS mengenakan Merchant Discount Rate (MDR) yang dipotong dari setiap transaksi, dengan tarif berbeda untuk kategori usaha mikro dan reguler. Besarannya ditetapkan regulator dan sesekali berubah, jadi cek tarif yang berlaku ke penyedia yang kamu pakai sebelum menghitung margin.
Bisa bikin QRIS tanpa badan usaha?+
Umumnya bisa. Banyak penyedia melayani usaha perorangan dengan KTP dan rekening pribadi, meski persyaratan tiap penyedia berbeda — beberapa meminta foto tempat usaha atau NIB. Tanyakan langsung ke penyedia yang kamu pilih.
QRIS statis atau dinamis untuk terima DP?+
Dinamis. QRIS statis tidak membawa nominal, jadi customer mengetik sendiri jumlahnya dan kamu harus mengecek mutasi manual untuk tahu siapa yang sudah bayar. QRIS dinamis sudah berisi nominal dan bisa dikaitkan ke satu pesanan.
Baca juga
- Cara Minta DP ke Customer Tanpa Sungkan (+ 10 Template Chat WhatsApp)Panduan lengkap minta DP ke customer: berapa persen yang wajar, kapan memintanya, 10 template chat WhatsApp siap pakai, dan cara menghadapi pelanggan yang menawar.
- Cara Bikin Nota / Invoice Pesanan Online untuk Usaha RumahanIsi wajib sebuah nota pesanan, format teks WhatsApp yang bisa langsung disalin, dan kapan nota manual mulai tidak cukup.
- Cara Bikin Link Order untuk Jualan Online (Tanpa Bikin Website)Nggak perlu website mahal. Ini cara bikin satu link order profesional untuk jualan online dalam hitungan menit.
- Berapa Persen DP yang Wajar untuk Usaha Rumahan?Patokan besaran DP per jenis usaha, cara menghitungnya dari biaya bahan, dan kapan sebaiknya pakai nominal tetap ketimbang persentase.